aku masih berdiri..
ditengah mudaku..
pertanyaan di darahku..
dan jawaban di nadiku..
satu sorot mata..
membuatku terhenyak..
betapa tajam tariannya..
melukai yang mengagumi..
tak pernah lepas dari dinginnya..
aku memuja tatapan itu..
ada kehangatan dalam jantung..
dimana senyumnya bertumpu sekejap..
dan disinilah nafasku tertahan..
kekaguman yang menjalari otakku..
mematikan sejenak nadi dan jantungku..
betapa indah sosoknya..
aura kegelapan yang menyenangkan..
seakan ancaman bagi sekitarnya..
tapi misterinya..
bukan ancaman bagiku..
tapi..
harapan untuk mencinta..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar